Dear All,
mungkin ini sudah satu bulan tidak memposting ke proyek satu ini. Pertengahan Desember lalu harus pergi ke Jakarta. Dan di sana akses internetnya menggunakan provider sebut saja I. Wah, ampun deh leletnya. Iklannya seh 3.5 G dengan HSDPA, tapi untuk daerah yang saya tinggali ternyata jaringannya tidak begitu baik. Di tambah lagi dengan gadget saya yang juga parah LCD nya. Kebetulan yang di Jakarta pake Laptop dari perusahaan A. Cocok sudah. Semakin tidak mungkin melanjutkan proyeknya.
Fasilitas menjadi hal yang menunjang sebuah konten. Bagaimana kita dapat menghasilkan konten yang baik bukan, kalau seandainya teknologi yang kita miliki tidak mendukung.
Pertama, akses internet. Bila semua politikus mengatakan bahwa Sekolah dan Rumah Sakit gratis, buat saya adalah akses internet gratis dengan kemampuan yang memadai, jangan lelet banget. Hak atas informasi lewat internet saya ini merupakan hak yang harus diperjuangkan oleh calon legislatif yang nanti akan kita pilih. Ayo, kita buat Causes yang mengajak Internet Murah dan Baik untuk Rakyat Indonesia.
Kedua, program satu keluarga satu komputer. Ini harus didukung dengan penyediaan hardware dan software yang menjangkau kantong ekonomi penduduk kebanyakan. Persoalan pendidikan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia Indonesia harus telah dimulai dan terus dilanjutkan. Tetap semangat di Tahun 2009. Nah, ini juga harus kita perjuangkan lewat caleg-caleg kita nanti di DPR. Kalau terlalu susah, yang kita dor aja caleg tingkat Kab/Kota supaya untuk kota-kota kita sendiri menyediakan anggaran untuk pengembangan TI di kota tersebut.
Walhasil, secara politik, kita sebagai masyarakat teknologi informasi, harus bergerak untuk mendesak dan menagih janji para calon legislatif bila sudah duduk di jabatan agar memikirkan kemajuan TI di tingkat-tingkat kabupaten.
Tetap semangat!
Bila fasilitas penunjang itu sudah ada, akhirnya kembali pada kita. Who man behind the gadget! Ya, betul.
Kita harus membuat resolusi, kemudian diturunkan dalam target-target harian. Sehingga untuk membuat konten ada dorongan-dorongan dari hal yang kita rencanakan dan ditulis dalam target-target.
Ini akhirnya menyangkut Disiplin.
Sebuah konten akan hadir bila kita disiplin dengan target-target yang telah kita tetapkan.
Dan itu masih menjadi sebuah perjalanan bagi saya.
Selamat ber-konten!
Selamat Tahun Baru, semoga kita bisa arungi dengan kreatif. Mengubah tantangan menjadi peluang.